Asah Kemampuan Tembak Perbakin Lahirkan Atlet Tembak Berprestasi

PONTIANAK-Ketua Perbakin Provinsi Kalimantan Barat Edi Rusdi Kamtono berharap, dari kejuaraan menembak Perbakin Pontianak dapat melahirkan atlet tembak berprestasi baik di tingkat nasional dan internasional.

“Untuk melaksanakan even menembak, perlu sarana lapangan tembak. Kegiatan Perbakin Pontianak ini, bersyukur disuport TNI AD. Adanya lapangan tembak milik TNI AD dapat membantu para atlet tembak buat mengembangkan skil tembaknya,” kata Edi Rusdi Kamtono saat menghadiri pembukaan kejuaraan menembak Perbakin Pontianak, dalam rangka hari jadi TNI, di lapangan tembak milik TNI AD Kodam XII Tanjungpura, Minggu (15/12).

Menurutnya, gelran even tembak Perbakin Pontianak merupakan kolaborasi bersama TNI. Disadari Edi, selama ini kawan-kawan Perbakin untuk latihan tembak kebanyakan menggunakan lapangan tembak milik TNI-Polri.

Memang lanjut dia lebih dalam, ke depan Perbakin akan membuat satu lapangan tembak untuk para atlet. Namun untuk mewujudkan, masih terkendala lahan. Pihaknya juga melihat faktor keselamatan dan keamanan. Karena membangun lapangan tembak mesti melalui tahapan-tahapan penting.

Sebagai Ketua Perbakin Kalbar, saat ini kepengurusan Perbakin di 14 kabupaten kota sudah terbentuk delapan. Sisanya akan menyusul. Dengan mengakarnya Perbakin di 14 kabupaten di Kalbar, besar peluang Perbakin menoreh prestasi, baik skala lokal, nasional dan internasional. “Bahkan dari hasil Sea Games kemarin, salah satu pendulang emas berasal dari atlet-atlet Perbakin,” katanya.

Pangdam XII Tanjungpura Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad, mengatakan kejuaraan menembak ini juga bisa sekaligus penjaringan atlet. Di satuannya, pembinaan atlet menembak sudah dilakukan dengan berlatih sepanjang tahun sebagai persiapan buat mengikuti kejuaraan tembak. Baik di internal TNI atau memperkuat klub tembak di bawah naungan Perbakin.

Ingin dia, Perbakin ke depan bisa merangkul generasi muda untuk masuk di organisasi ini. Internalnya juga akan mengadakan kejuaraan tembak dengan jeda tiap tiga bulan sekali.

Ditanya soal sarana prasaran milik TNI, dipastikan dia juga milik rakyat. Artinya, semua even bisa diadakan di sini, sebagai wujud pengembangan kemajuan olahraga di Kalbar.

Ketua Perbakin Pontianak, Herry Fadillah mengatakan, kejuaran tembak kali ini diikuti sebanyak 50 atlet berasal dari 15 perwakilan klub tembak di bawah naungan Perbakin Pontianak. “Animo untuk ikut kejuaraan ini sangat tinggi. Pesertanya memang kami batasi. Setiap klub hanya diberikan tiga atlet sebagai wakilnya. Jika tidak dibatasi, mungkin pesertanya bisa lebih dari ini,” katanya.

Usai gelaran kejuaraan ini, agenda Perbakin terdekat akan memberikan sosialisasi tentang senjata kepada masyarakat, dengan sasaran utama anak muda. Dengam merangkul anak muda masuk di Perbakin, menurutnya bisa mengalihkan perhatian remaja ke hal negatif.(iza)

PONTIANAK POST

Tinggalkan Balasan